Menjawab Tantangan Zaman: Membentuk Generasi QHA Next Gen Melalui Koneksi Nyata dan Aksi Hebat
MPLS Ramah SMA IT Qardhan Hasana

Gambar : Suasana MPLS Ramah
BANJARBARU — Di era digital yang kian serba cepat, generasi muda sering kali dihadapkan pada paradoks kehidupan modern: terhubung secara virtual di layar gawai, namun rentan terasing dari lingkungan sosial dan alam di sekitarnya. Menjawab tantangan tersebut, SMA Islami Terpadu Qardhan Hasana Banjarbaru menghadirkan arah baru pembinaan karakter murid baru melalui Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah bertema "QHA Next Gen: Real Connection, Great Action".
Tema ini bukan sekadar slogan pemanis acara, melainkan sebuah refleksi mendalam sekaligus komitmen sekolah dalam membekali para pemimpin masa depan. Pihak sekolah meyakini bahwa perubahan besar selalu berawal dari real connection (keterhubungan yang nyata dan bermakna) yang kemudian diwujudkan dalam great action (aksi nyata yang berdampak positif).
Mengakar pada Dua Koneksi Utama (Real Connection)
Melalui pemaparan materi MPLS Ramah, Kepala SMA Islami Terpadu Qardhan Hasana Banjarbaru, Ustadz Ali Imran, S.Pd., menegaskan bahwa untuk menjadi QHA Next Gen, seorang murid harus terlebih dahulu membangun dua fondasi keterhubungan yang kokoh:
- Koneksi Spiritual (Hablum minallah): Menghubungkan hati dengan Sang Pencipta melalui ketakwaan, ibadah harian (missal Dhuha, Dzuhur, Ashar berjamaah), tadarus, hingga program Tahfiz Al-Qur'an sebagai pijakan utama adab dan karakter islami.
- Koneksi Sosial (Hablum minannas): Membangun interaksi yang hangat dan santun antar sesama warga sekolah lewat penanaman budaya 7S (Senyum, Salam, Sapa, Sopan, Santun, Senang dan Semangat ) serta komunikasi yang empatik.
Keseimbangan antara dua aspek inilah yang membentuk kepemimpinan holistik—menyelaraskan kecerdasan spiritual (Spiritual Quotient), intelektual (Intelligence Quotient), dan emosional-sosial (Emotional Quotient).
Bergerak Melalui Aksi Nyata (Great Action)
Koneksi yang kuat tidak akan bermakna tanpa diiringi langkah konkret. Oleh karena itu, konsep Great Action diterjemahkan secara langsung ke dalam ekosistem pembelajaran harian dan milestone tahunan di SMA Islami Terpadu Qardhan Hasana Banjarbaru.
Murid diajak tidak hanya menjadi penonton, melainkan pelaku aktif melalui berbagai wadah pengembangan diri: mulai dari pembelajaran berbasis proyek kolaboratif, penguatan literasi melalui gerakan QHA Berekspresi, Berkreasi dan Berliterasi, pengembangan minat bakat di Study Club Sains maupun ekstrakurikuler, hingga aksi kepedulian sosial langsung di masyarakat.
"Generasi muda masa kini tidak cukup hanya berteori atau unggul secara akademis semata. Mereka harus memiliki daya saing, kreativitas, serta mampu menjadi teladan yang memberi manfaat nyata bagi lingkungan sekitar," ungkap Ustadz Ali Imran, S.Pd saat memaparkan profil lulusan Qardhan Hasana Banjarbaru.
Menatap Masa Depan dengan Optimisme
Pelaksanaan MPLS Ramah bertema QHA Next Gen: Real Connection, Great Action" ini menjadi batu pijakan penting bagi para murid baru kelas 10 dalam memulai perjalanan tiga tahun ke depan. Di tengah gempuran arus modernisasi, SMA Islami Terpadu Qardhan Hasana Banjarbaru membuktikan komitmennya untuk mencetak kader pemimpin yang berkarakter islami, cerdas, unggul, dan menginspirasi.
Sebagaimana peletakan fondasi blueprint masa depan yang dimulai sejak hari pertama sekolah, semangat "Bismillah, Insya Allah Bisa" kini mengema di dada para QHA Next Gen—siap menyongsong masa depan dengan koneksi yang jujur dan aksi yang berdampak bagi agama, bangsa, dan negara. (AI/07/1)
