Maulid Nabi Muhammad SAW di Yayasan Qardhan Hasana Banjarbaru
“Menjadi Followers Sejati: Membuktikan Cinta Nabi di Era Layar”

By Administrator 11 Sep 2026, 10:19:44 WIB Artikel
Maulid Nabi Muhammad SAW di Yayasan Qardhan Hasana Banjarbaru

Gambar : Suasana Maulid di Masjid Qardhan Hasana


Banjarbaru, 3 September 2026 — Dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, Yayasan Qardhan Hasana Banjarbaru menyelenggarakan kegiatan keagamaan dengan tema “Menjadi Followers Sejati: Membuktikan Cinta Nabi di Era Layar”. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Kamis, 3 September 2026, bertempat di Masjid Jami’ Qardhan Hasana Banjarbaru, mulai pukul 09.00–11.00 WITA.

Kegiatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini menjadi salah satu momentum bagi seluruh warga Qardhan Hasana untuk kembali mengenang keteladanan Rasulullah SAW sekaligus merefleksikan bagaimana kecintaan kepada Nabi dapat diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari, khususnya di tengah perkembangan teknologi dan penggunaan media digital yang semakin dekat dengan kehidupan generasi muda.

Sebelum kegiatan utama Maulid Nabi dimulai, para murid mengikuti rangkaian pembiasaan di lingkungan sekolah. Kegiatan diawali dengan pembiasaan 7S saat datang ke sekolah, kemudian dilanjutkan dengan shalat Dhuha berjamaah dan pembacaan zikir Wirdul Lathif. Pembiasaan tersebut menjadi bagian penting dalam membangun karakter murid agar kegiatan peringatan Maulid Nabi tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi sarana untuk menumbuhkan kecintaan kepada Allah SWT dan Rasulullah SAW melalui kebiasaan-kebiasaan positif.

Setelah rangkaian pembiasaan selesai, seluruh peserta kemudian bersusun dan berkumpul di Masjid Jami’ Qardhan Hasana untuk mengikuti kegiatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Kegiatan ini dihadiri oleh Ibu Pembina Yayasan Qardhan Hasana Ibu Hj. Ernaniah Gazali, Pengurus Yayasan yaitu Ibu Ehda Fauzana, SE. MM., Ustadzah Hj. Etya Amalia, SH., dan Bapak Muhammad Erfan, BA., Pengawas Sarana dan Prasarana Ustadz Muhammad Emil, ST., serta seluruh warga Qardhan Hasana dari berbagai satuan pendidikan mulai dari SD-IT, SMP-IT, dan SMA-IT Qardhan Hasana Banjarbaru.

Rangkaian acara diawali dengan pembacaan Maulid Habsyi yang dipimpin oleh Ustadzah Muna Arifah, M.Pd., bersama para ustadzah dari satuan pendidikan SD-IT, SMP-IT, dan SMA-IT Qardhan Hasana. Pembacaan Maulid Habsyi berlangsung dengan penuh kekhusyukan. Lantunan syair-syair pujian kepada Rasulullah SAW mengiringi suasana masjid yang dipenuhi oleh seluruh peserta. Kegiatan ini menjadi sarana untuk menumbuhkan rasa cinta dan kerinduan kepada Rasulullah SAW sekaligus mengenang perjuangan beliau dalam menyampaikan risalah Islam. Setelah pembacaan Maulid Habsyi, acara dilanjutkan dengan pembukaan yang dibawakan oleh Ananda Khansa Nawallu. Selanjutnya, suasana semakin khidmat dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an yang dibawakan oleh Ananda Muhammad Faisal dan Ananda Razwadiya. Kemudian dilanjutkan dengan acara inti, yaitu tausiyah agama yang disampaikan oleh Ustadz Ali Imran, S.Pd. dengan tema “Menjadi Followers Sejati: Membuktikan Cinta Nabi di Era Layar.”

Tema tersebut sangat relevan dengan kehidupan generasi saat ini yang tidak dapat dipisahkan dari teknologi, gawai, media sosial, dan berbagai platform digital. Di tengah derasnya arus informasi, menjadi pengikut Rasulullah SAW bukan hanya ditunjukkan dengan mengaku mencintai beliau, tetapi juga dengan berusaha menjadikan akhlak, sunnah, dan keteladanan Rasulullah SAW sebagai pedoman dalam kehidupan. Istilah followers yang sangat dekat dengan kehidupan anak-anak dan remaja di era media sosial menjadi pengingat bahwa mengikuti seseorang bukan hanya sebatas menekan tombol follow. Menjadi followers sejati Rasulullah SAW berarti berusaha mengenal beliau, mencintai beliau, meneladani akhlaknya, serta menerapkan nilai-nilai yang beliau ajarkan dalam kehidupan nyata.

Di era layar, kecintaan kepada Nabi juga dapat dibuktikan melalui cara menggunakan teknologi secara bijak. Layar dan media digital hendaknya tidak menjauhkan generasi muda dari nilai-nilai Islam, tetapi justru dapat menjadi sarana untuk belajar, menyebarkan kebaikan, menjaga komunikasi yang santun, dan menghadirkan konten yang bermanfaat. Pesan tersebut diharapkan dapat menjadi refleksi bagi seluruh murid bahwa kemajuan teknologi harus berjalan seiring dengan penguatan iman, akhlak, dan karakter. Menjadi generasi yang melek teknologi sekaligus memiliki akhlak Rasulullah SAW merupakan salah satu tantangan penting bagi generasi muda saat ini. Setelah tausiyah, kegiatan dilanjutkan dengan pembacaan tahlil dan doa yang dipimpin oleh Ustadz H. Muhammad, S.H. dan Ustadz H. Adnan, M.Pd. Seluruh peserta mengikuti rangkaian tahlil dan doa dengan penuh kekhusyukan. Suasana masjid terasa tenang dan penuh kebersamaan, mencerminkan semangat keluarga besar Yayasan Qardhan Hasana dalam menjadikan kegiatan keagamaan sebagai bagian dari pembentukan karakter warga sekolah.

Setelah seluruh rangkaian kegiatan Maulid Nabi Muhammad SAW selesai, para murid kemudian melaksanakan makan bersama di ruang kelas masing-masing yang didampingi oleh wali kelas. Kegiatan makan bersama menjadi penutup yang sederhana namun penuh makna. Selain sebagai bentuk kebersamaan, kegiatan tersebut juga menjadi kesempatan bagi murid dan wali kelas untuk mempererat hubungan kekeluargaan dalam suasana yang santai dan penuh keakraban.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Yayasan Qardhan Hasana Banjarbaru bukan sekadar kegiatan untuk mengenang kelahiran Rasulullah SAW. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi momentum untuk menguatkan kembali komitmen seluruh warga sekolah dalam meneladani Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari. Tema “Menjadi Followers Sejati: Membuktikan Cinta Nabi di Era Layar” mengingatkan bahwa kecintaan kepada Rasulullah SAW harus diwujudkan melalui sikap dan perilaku nyata. Bagi para murid, menjadi followers Rasulullah berarti berusaha memiliki akhlak yang baik, berkata jujur, menghormati orang tua dan guru, menyayangi sesama, bertanggung jawab, serta menggunakan teknologi dan media sosial dengan bijak.

Dengan demikian, semangat Maulid Nabi diharapkan tidak berhenti ketika kegiatan berakhir, tetapi terus hidup dalam kebiasaan dan perilaku seluruh warga Qardhan Hasana. Kegiatan Maulid Nabi Muhammad SAW tahun 1448 H di Yayasan Qardhan Hasana Banjarbaru berlangsung dengan khidmat, aman, tertib, dan penuh kebersamaan. Semoga momentum ini semakin menumbuhkan kecintaan seluruh keluarga besar Qardhan Hasana kepada Rasulullah Muhammad SAW serta mendorong lahirnya generasi yang berilmu, berakhlak mulia, melek teknologi, dan mampu menggunakan kemajuan zaman untuk menghadirkan kemanfaatan bagi sesama. (LA/02)




Write a Facebook Comment

Komentar dari Facebook

View all comments

Write a comment